CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Friday, July 11, 2008

PUISI BUAT SEORANG ISTERI

Seperti seekor camar putih

kau terbang tinggi

merentasi lautan mimpi

ke lembah cinta

ketika usia masih muda


dan kita menjadi manusia

bersama merentas laut

melihat ombak galak

ditiup bayu ungu

di tengah dunia, sendiri

menterjemah makna

bicara tanpa kata


Malam mengajar kita

mengenali kehidupan siang

kita seperti sebuah tulisan sastera

dengan jalan cerita

tertulis tanpa tema

tanpa masa pengakhirnya


di perbatasan masa

kita harus tahu

menilai realiti

di atas bumi tanpa simpati

atau akan menjadi abdi

kehidupan yang tak pasti


Jadilah kita pasangan burung camar

terbang menjelajah langit

menatap laut biru

membawa pesan pada malam

dan kita harus tahu

masa untuk kembali

menemani cemara di pantai sunyi


Akhirnya, kita harus kembali

meninjau sejarah

ada gelombang mencipta gelora

ada bayu menjadi badai

kita masih lagi berdiri di pantai

menjadi pemikir tua

dijerat falsafah manusia alpa


kutulis puisi ini

untuk seorang isteri

memahami nilai cinta

seorang suami yang berupaya

membina kehidupan berdua

berteraskan kesetiaan jiwa.


11 Julai 2008





3 comments:

CT said...

Salam,

Cantik puisi ini...CT suka:)
Semuga rumah tangga yang dibena akan berkekalan hingga ke akhir hayat dan sentiasa di dalam rahmat Allah!

Pena_bahari said...

Doa CT kita ameenkan. Kita doakan juga kebahagian berkekalan buat CT dan pasangan hingga akhir nanti.

CT said...

Terima Kasih...CT ameenkan do'a itu!